MediaMU.COM

MediaMU.COM

Portal Islam Dinamis Berkemajuan

Jul 13, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang
Breaking
Mari Ketahui Hikmah Memakai Sorban Pada Hari Jumat Guru Besar UAD Bicarakan Tantangan Kosmetik Halal di International Pharmacy Summer School UMY Ketua PPNI Bireuen Apresiasi Atas Berhasilnya Ummah Raih Akreditasi Baik Sekali  Dorong Peningkatan Ekonomi Umat, Lazismu Pusat Dan PWM Aceh Kerjasama Dengan Bank Danamon Syariah  Tim Tari SMP Muhdasa Yogya Semarakkan Puncak Milad NA ke-96 Kenal Dekat Almh. Nahar Miladi, Kader Sejati Sejak Dini dan Pengayom Semua Kader Selamat Jalan Bu Ahang, Kami Semua Ikhlas PWA DIY Gelar EMKAES TOP, Upayakan Bersama Kebahagian Lansia Ibu Nahar Miladi Dimakamkan, Satu Lokasi dengan Mantan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Nahar Miladi Aksi Nyata Memperbaiki Lingkungan, UMY Lakukan Penuangan Eco Enzyme Mahasiswa UMY Kembangkan Ekstrak Kulit Pohon Bangkal untuk Obati Kanker Payudara Anak Muda Mengaji: Inovasi AMM Depok dalam Kegiatan Mengaji untuk Gen-Z KABAR DUKA: Istri Sekretaris PWM DIY Meninggal Dunia  Gelar Pelatihan Jurnalistik, MPI DIY Siapkan Aktivis Media Muhammadiyah di Daerah dan Cabang Rayakan Milad ke-22 Tahun, Lazismu Siap Berkontribusi Pada Pembangunan Berkelanjutan Penuhi Undangan Dialog Yayasan Kristen, Haedar Nashir Bicara Gagasan Moderasi Beragama Agung Danarto: Muhammadiyah Butuh Kader Berkualitas Untuk Umat, Bangsa, dan Manusia Dalam Apel Akbar Nasional Kokam, Haedar Nashir Tegaskan Kiprah Muhammadiyah untuk Bangsa Upayakan Penanganan Bullying di Kalangan Pelajar, PP IPM Gelar Sekolah Adil Gender

MuseumMu Goes to Garut

GARUT — Menelusuri jejak Muhammadiyah di Garut, Jawa Barat, adalah agenda ke dua yang dilakukan tim MuseumMu.

Pada kesempatan itu, tim MuseumMu dari Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendatangi Masjid Istri, yang didirikan pada tahun 1925. Tepatnya, setelah Masjid Lio yang menjadi pusat kegiatan Muhammadiyah.

Adapun jejak Muhammadiyah di Garut, Jawa Barat, sudah terlihat sejak tahun 1919. Meski secara resmi baru diakui pada tahun 1923.

Dengan didukung oleh keturunan masyarakat Cirebon, Muhammadiyah pun berkembang melalui interaksi perdagangan.

 

Dan, ada satu kisah menarik dari Haji Husin tentang pembangunan rumah bagi warga jompo oleh PKO Garut pada tahun 1940-an.

Bagi Jabar, Garut merupakan peletak dasar berkembangnya Muhammadiyah di sana. (Widiyastuti)

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here